Doa untuk Orang Sakit supaya Cepat Sembuh

 

Selain menghadiri undangan, salah satu kewajiban umat muslim terhadap sesamanya adalah menjenguk orang yang sedang sekit. Perintah ini didasarkan oleh banyak hadits nabi. Tujuannya bukan hanya untuk menjalankan sunah Rasulullah saja, melainkan juga sangat penting untuk mempererat tali silaturahim dan memberikan dukungan pada orang yang sedang sakit atau tertimpa musibah.

Jika kondisinya memang tidak memungkinkan untuk menjenguk langsung karena beberapa alasan, maka bisa juga hanya membacakan doa untuk orang yang sakit supaya cepat sembuh. Doa ini tentu perlu diberikan pada siapa saja saat ada yang tertimpa ujian sakit. Namun, bukan hanya mendoakan saja yang perlu dilakukan, menjalankan adab juga perlu saat berkunjung menjengkuk orang yang sakit.

Doa Orang Sakit

Dikutip dari beebagai sumber, doa orang sakit, yaitu: Allahumma rabban naas mudzhibal ba’si isyfi antasy-syafii laa syafiya illa anta syifaa’an laa yughaadiru saqoman. Artinya: “Ya Allah, Tuhan segala manusia, hilangkanlah penyakitnya. Hanya Engkau yang dapat menyembuhkannya. Tidak ada kesembuhan, melainkan kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak kambuh lagi.” (HR. Bukhari-Muslim).

Doa untuk orang sakit supaya cepat sembuh yang dituliskan di atas merupakan adab pertama dalam menjenguk orang yang sedang sakit. Mendoakan orang yang sedang sakit adalah adab yang paling utama, karena seorang muslim diajarkan dan dianjurkan untuk saling mendoakan satu sama lain, baik dalam keadaan suka maupun duka.

Adab yang kedua adalah tetap menutup aurat. Dalam pendidikan agama Islam, dianjurkan bahwa seorang muslim sebaiknya tetap menutup dan menjaga aurat, baik bagi orang yang menjenguk maupun orang yang dijenguk. Jadi, tidak dianjurkan dalam Islam membuka aurat meski dalam keadaan sedang sakit atau terbaring lemah.

Adab menjenguk orang sakit yang ketiga adalah memberikan semangat pada orang yang sedang dijenguk. Datanglah untuk menjenguk orang sakit tidak hanya dengan membawa bingkisan saja, melainkan juga memberikan semangat untuk menguatkannya. Berikanlah kesan positif kepada orang yang sakit, karena hal sekecil ini aan memberikan dampak yang sangat baik bagi mereka yang sedang sakit.

Keempat, menunjukkan rasa peduli. Rasa ini bisa ditunjukkan dengan sekadar memberi semangat secara berkala. Namun demikian, bisa juga dengan cara melengkapi kebutuhan orang yang sedang sakit saat ia tidak bisa melakukannya. Misalnya, dengan memberikan makanan atau asupan vitamin untuk membantu memulihkan kesehatannya agar lekas kembali seperti sedia kala.

Kelima, menguatkannya. Dalam kondisi tertentu, misalnya keadaan sakit yang benar-benar parah, seseorang seringkali merasa larut dalam rasa putus asa dan segera mengharapkan kematian. Jika mendengar hal yang demikian, sebaiknya sebagai seorang muslim harus terus menguatkan dan memberikan dukungan agar orang yang sakit tidak mudah menyerah pada kondisinya saat itu.

Keenam, jangan menjenguk orang yang sakit di waktu istirahat. Meski sangat dianjurkan untuk menjenguk orang sakit, namun perhatikan pula waktu yang tepat untuk menjenguk. Pastikan tidak merepotkan dan tidak mengganggu waktu istirahatnya. Kemudian, saat menjenguk, hindari kunjungan terlalu lama agar pihak tuan rumah tidak terganggu, kecuali keberadaan Anda untuk membantu meringankan beban.

Itulah beberapa adab yang harus dilakukan saat menjenguk orang yang sedang sakit dan memanjatkan doa untuk orang yang sedang sakit sangat penting dilakukan. Sebab, semakin banyak doa, maka atas izin Allah akan semakin cepat pula pemulihan atas sakitnya. Dan sebagai penjenguk, penting untuk selalu bersyukut karena telah diberi kesehatan olehNya.

 

Similar Posts